Kurikulum 2013, yang kemudian mengalami revisi di tahun 2017, menekankan pendekatan pembelajaran tematik untuk jenjang Sekolah Dasar (SD). Pembelajaran tematik dirancang untuk mengintegrasikan berbagai mata pelajaran ke dalam satu tema sentral, sehingga siswa dapat melihat keterkaitan antar materi dan membangun pemahaman yang lebih holistik. Bagi siswa kelas 1, semester 2 merupakan periode penting di mana mereka telah beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan siap untuk mendalami berbagai tema yang disajikan.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam tentang pembelajaran tematik kelas 1 semester 2 berdasarkan Kurikulum 2017. Kita akan membahas filosofi di balik pendekatan ini, pentingnya tema-tema yang diajarkan, serta menyajikan contoh-contoh soal yang relevan untuk menguji pemahaman siswa. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran yang jelas bagi guru, orang tua, maupun siswa mengenai bentuk-bentuk penilaian dalam pembelajaran tematik.
Filosofi Pembelajaran Tematik dalam Kurikulum 2017
Pembelajaran tematik berakar pada teori belajar konstruktivistik, yang menyatakan bahwa siswa membangun pengetahuannya sendiri melalui pengalaman dan interaksi. Dalam konteks kelas 1, pendekatan ini sangat efektif karena:
- Menghubungkan Pengetahuan: Anak usia dini belajar paling baik ketika materi pelajaran disajikan dalam konteks yang bermakna dan saling terkait. Tema sentral memungkinkan siswa melihat bagaimana berbagai konsep dari mata pelajaran berbeda (Bahasa Indonesia, Matematika, PPKn, Seni Budaya dan Prakarya, PJOK) saling berhubungan.
- Meningkatkan Motivasi Belajar: Ketika materi disajikan dalam bentuk cerita atau aktivitas yang menarik sesuai tema, siswa cenderung lebih antusias dan termotivasi untuk belajar.
- Mengembangkan Keterampilan Berpikir: Siswa didorong untuk mengamati, bertanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan hasil temuannya. Ini adalah fondasi penting untuk pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif.
- Membentuk Karakter: Tema-tema yang dipilih seringkali memiliki muatan nilai-nilai karakter yang kuat, seperti peduli lingkungan, cinta tanah air, atau kebersamaan.
Kurikulum 2017 revisi menekankan pada pembelajaran yang aktif, berpusat pada siswa, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini tercermin dalam penyusunan tema-tema yang dekat dengan pengalaman siswa kelas 1.
Tema-tema Sentral Kelas 1 Semester 2 (Revisi 2017)
Meskipun tema-tema spesifik dapat sedikit bervariasi antar sekolah atau penerbit buku, umumnya tema-tema kelas 1 semester 2 berfokus pada pengembangan pemahaman siswa tentang diri mereka, lingkungan sekitar, dan interaksi sosial. Beberapa tema umum yang sering muncul antara lain:
- Diriku (Tema 7): Tema ini biasanya mencakup identitas diri, keunikan setiap individu, anggota keluarga, serta cara menjaga kesehatan diri.
- Lingkunganku (Tema 8): Fokus pada lingkungan sekitar siswa, termasuk benda-benda di sekitar, lingkungan rumah, sekolah, dan alam. Pengenalan tentang jenis-jenis lingkungan dan cara merawatnya.
- Benda-benda di Sekitarku (Tema 8, atau terintegrasi): Mempelajari tentang berbagai jenis benda, sifat-sifatnya, kegunaannya, serta cara mengelompokkannya.
- Kegiatan (Tema 7 & 8, terintegrasi): Mengenal berbagai kegiatan sehari-hari di rumah dan di sekolah, serta pentingnya melakukan kegiatan dengan tertib.
- Pengalamanku (Tema 7 & 8, terintegrasi): Mengingat dan menceritakan pengalaman-pengalaman menyenangkan atau berharga yang pernah dialami.
Setiap tema akan dipecah menjadi beberapa subtema, dan setiap subtema akan mencakup kompetensi dasar dari berbagai mata pelajaran.
Contoh Soal Tematik Kelas 1 Semester 2 Revisi 2017
Berikut adalah contoh-contoh soal yang dirancang sesuai dengan semangat pembelajaran tematik kelas 1 semester 2 revisi 2017. Soal-soal ini mencoba mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu aktivitas atau pertanyaan.
Subtema: Aku dan Keluargaku (Contoh Integrasi dari Tema "Diriku" atau Tema Keluarga)
Muatan Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia, Matematika, PPKn, Seni Budaya dan Prakarya.
Contoh Soal 1 (Bahasa Indonesia & PPKn):
Perhatikan gambar keluarga berikut!
(Sisipkan gambar ilustrasi keluarga yang sedang berkumpul atau melakukan kegiatan bersama)
-
Siapakah yang ada di dalam gambar tersebut? (Jawaban: Ayah, Ibu, Kakak, Adik, dll.)
-
Ceritakan kegiatan yang sedang dilakukan oleh keluarga pada gambar tersebut! (Jawaban siswa, contoh: "Mereka sedang makan bersama.")
-
Bagaimana perasaanmu melihat keluarga yang rukun? Beri tanda centang (✓) pada gambar yang sesuai.
(Sediakan beberapa ikon wajah ekspresi: senang, sedih, marah)
-
Menjadi bagian dari keluarga adalah karunia. Bagaimana cara kita berterima kasih kepada keluarga? (Jawaban siswa, contoh: "Membantu Ibu di rumah," "Menyayangi Adik.")
Contoh Soal 2 (Matematika & Seni Budaya dan Prakarya):
Ayah memiliki 3 buah apel. Ibu memberikan 2 buah apel lagi.
- Berapa jumlah apel yang dimiliki Ayah sekarang? Tuliskan bentuk penjumlahannya: + = ____.
- Buatlah gambar apel sebanyak jumlah apel yang dimiliki Ayah sekarang!
- Warnailah gambar apel tersebut dengan warna merah atau hijau!
Contoh Soal 3 (PPKn & Bahasa Indonesia):
Setiap anggota keluarga memiliki tugasnya masing-masing. Ayah bekerja mencari nafkah, Ibu memasak dan merawat rumah, Kakak membantu belajar, dan Adik bermain dengan riang.
- Tuliskan satu tugasmu di rumah! (Jawaban siswa, contoh: "Merapikan mainan," "Mencuci piring.")
- Mengapa penting untuk saling membantu di rumah? (Jawaban siswa, contoh: "Agar pekerjaan cepat selesai," "Agar rumah bersih.")
Subtema: Lingkungan Sekolahku (Contoh Integrasi dari Tema "Lingkunganku")
Muatan Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia, Matematika, PPKn, PJOK.
Contoh Soal 4 (Bahasa Indonesia & PPKn):
Perhatikan gambar lingkungan sekolah berikut!
(Sisipkan gambar ilustrasi sekolah yang bersih dan asri, ada taman, tempat sampah, dll.)
-
Apa saja yang kamu lihat di lingkungan sekolahmu? Sebutkan 3 benda! (Jawaban siswa, contoh: "Pohon," "Meja," "Papan tulis.")
-
Bagaimana perasaanmu berada di sekolah yang bersih dan nyaman? Beri tanda centang (✓) pada gambar yang sesuai.
(Sediakan beberapa ikon wajah ekspresi: senang, sedih, marah)
-
Mengapa kita harus menjaga kebersihan sekolah? (Jawaban siswa, contoh: "Agar sehat," "Agar enak dipandang.")
-
Bagaimana cara kamu ikut menjaga kebersihan sekolah? (Jawaban siswa, contoh: "Membuang sampah pada tempatnya," "Tidak mencoret dinding.")
Contoh Soal 5 (Matematika & PJOK):
Di taman sekolah ada beberapa bunga. Ada 5 bunga mawar merah dan 4 bunga mawar putih.
- Berapa jumlah seluruh bunga mawar di taman sekolah? Tuliskan bentuk penjumlahannya: + = ____.
-
Ayo berlatih gerakan melempar bola!
- Berdirilah dengan tegak.
- Angkat bola setinggi dada.
- Lempar bola ke depan dengan kuat.
- Ulangi sebanyak 5 kali!
(Penilaian observasi guru terhadap gerakan siswa)
Contoh Soal 6 (Seni Budaya dan Prakarya & Bahasa Indonesia):
Ayo membuat karya seni dari bahan alam!
- Ambil beberapa daun kering dan bunga kering dari halaman sekolah.
- Tempelkan daun dan bunga tersebut di atas kertas untuk membuat gambar pemandangan!
- Ceritakan hasil karyamu kepada teman-temanmu!
Subtema: Benda-benda di Sekitarku (Contoh Integrasi dari Tema "Lingkunganku" atau Tema Spesifik)
Muatan Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia, Matematika, PPKn, Seni Budaya dan Prakarya.
Contoh Soal 7 (Matematika & Bahasa Indonesia):
Perhatikan benda-benda berikut!
(Sisipkan gambar benda-benda seperti buku, pensil, penggaris, penghapus, bola)
- Hitunglah jumlah buku pada gambar! Ada ____ buku.
- Berapa jumlah pensil pada gambar? Ada ____ pensil.
- Jika buku dan pensil digabungkan, ada berapa semuanya? Tuliskan bentuk penjumlahannya: + = ____.
- Benda manakah yang bentuknya paling besar? Sebutkan! (Jawaban siswa, tergantung gambar)
- Benda manakah yang bentuknya paling kecil? Sebutkan! (Jawaban siswa, tergantung gambar)
Contoh Soal 8 (PPKn & Seni Budaya dan Prakarya):
Benda-benda di sekitarmu ada yang terbuat dari kayu, plastik, dan kertas.
- Sebutkan satu benda yang terbuat dari kayu! (Contoh: Meja, kursi)
- Sebutkan satu benda yang terbuat dari plastik! (Contoh: Botol minum, ember)
- Sebutkan satu benda yang terbuat dari kertas! (Contoh: Buku, tisu)
- Ayo menggambar salah satu benda favoritmu! Warnailah gambar tersebut dengan warna kesukaanmu!
Contoh Soal 9 (Bahasa Indonesia & PPKn):
Kita perlu merawat benda-benda di sekitar kita agar awet.
- Bagaimana caramu merawat buku pelajaranmu? (Jawaban siswa, contoh: "Tidak dilipat," "Tidak dibasahi.")
- Bagaimana caramu merawat pensilmu? (Jawaban siswa, contoh: "Diraut agar tidak tumpul," "Tidak dipatahkan.")
- Mengapa penting untuk merawat benda-benda? (Jawaban siswa, contoh: "Agar tidak cepat rusak," "Agar bisa dipakai lagi.")
Subtema: Aku Suka Bergerak (Contoh Integrasi dari Tema "Tubuhku" atau Tema Kesehatan)
Muatan Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia, Matematika, PPKn, PJOK.
Contoh Soal 10 (PJOK & Bahasa Indonesia):
Ayo bermain "Gerak dan Lagu"!
-
Guru akan memberikan contoh gerakan senam sederhana. Tirukan gerakan tersebut dengan benar!
- Angkat tangan ke atas.
- Tekuk lutut perlahan.
- Jalan di tempat.
- Ulangi gerakan sesuai irama lagu!
(Penilaian observasi guru terhadap kemampuan siswa menirukan gerakan)
-
Ceritakan gerakan apa saja yang paling kamu sukai dari senam tadi!
Contoh Soal 11 (Matematika & PPKn):
Dalam kegiatan olahraga, kita perlu melakukan pemanasan dan pendinginan.
- Ayo menghitung jumlah langkah saat pemanasan! Lakukan 10 langkah ke depan. Tuliskan jumlah langkahmu: ____.
- Setelah selesai berolahraga, kita perlu pendinginan. Berapa kali kamu melakukan peregangan? Jika kamu melakukan 3 kali peregangan tangan dan 2 kali peregangan kaki, berapa jumlah seluruh pereganganmu? Tuliskan bentuk penjumlahannya: + = ____.
- Mengapa pemanasan dan pendinginan penting saat berolahraga? (Jawaban siswa, contoh: "Agar otot tidak sakit," "Agar tubuh kembali rileks.")
Contoh Soal 12 (Bahasa Indonesia & PPKn):
Setelah berolahraga, kita perlu minum air yang cukup.
- Bagaimana perasaanmu setelah berolahraga? (Jawaban siswa, contoh: "Haus," "Segar.")
- Mengapa kita perlu minum air setelah berolahraga? (Jawaban siswa, contoh: "Mengganti cairan tubuh yang hilang," "Agar tidak dehidrasi.")
- Bagaimana cara kita minum air yang baik? (Jawaban siswa, contoh: "Duduk," "Tidak terburu-buru.")
Tips Menyiapkan Soal dan Menilai Siswa
- Integrasi yang Jelas: Pastikan setiap soal benar-benar mengintegrasikan lebih dari satu muatan mata pelajaran. Hindari soal yang hanya menguji satu mata pelajaran saja.
- Bahasa yang Sederhana: Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak kelas 1. Hindari kata-kata yang rumit atau kalimat yang terlalu panjang.
- Visualisasi: Sertakan gambar, ilustrasi, atau foto yang relevan untuk membantu pemahaman siswa.
- Variasi Bentuk Soal: Gunakan berbagai jenis soal, seperti pilihan ganda, isian singkat, menjodohkan, menjawab pertanyaan terbuka, dan tugas praktik.
- Penilaian Formatif dan Sumatif: Gunakan soal-soal ini baik untuk penilaian formatif (selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa) maupun penilaian sumatif (di akhir bab atau semester untuk mengukur pencapaian belajar).
- Observasi: Dalam pembelajaran tematik, penilaian observasi (mengamati perilaku, partisipasi, dan keterampilan siswa saat melakukan aktivitas) sangat penting, terutama untuk mata pelajaran seperti PJOK dan Seni Budaya.
- Portofolio: Kumpulkan hasil karya siswa (gambar, tulisan, kerajinan) sebagai bagian dari portofolio untuk menunjukkan perkembangan mereka.
Kesimpulan
Pembelajaran tematik kelas 1 semester 2 revisi 2017 menawarkan pendekatan yang kaya dan mendalam untuk membangun pemahaman siswa. Dengan mengintegrasikan berbagai mata pelajaran ke dalam tema-tema yang relevan, siswa didorong untuk berpikir kritis, kreatif, dan melihat keterkaitan antar pengetahuan. Contoh-contoh soal yang disajikan di atas hanyalah ilustrasi, dan guru dapat mengembangkannya lebih lanjut sesuai dengan konteks pembelajaran di kelas masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana soal-soal tersebut dapat mengukur pemahaman siswa secara holistik, tidak hanya pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek keterampilan dan sikap. Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang baik terhadap filosofi pembelajaran tematik, proses belajar mengajar di kelas 1 semester 2 akan menjadi lebih efektif, menyenangkan, dan bermakna bagi seluruh pihak.